Kesalahan dalam Setup Google Ads yang Bikin Budget Boros

Google Ads adalah platform yang sangat kuat, tetapi juga sensitif. Jika setup awal salah, anggaran Anda bisa habis tanpa menghasilkan konversi yang berarti. Banyak bisnis, terutama UKM dan bisnis lokal, mengalami pemborosan hanya karena tidak memahami cara kerja targeting, keyword, bidding, dan struktur kampanye yang benar. Kesalahan kecil bisa membuat biaya iklan melambung tanpa menghasilkan pelanggan.

Kesalahan Setup Google Ads yang Paling Sering Terjadi

1. Menggunakan Keyword Broad Tanpa Pengawasan

Keyword broad seperti “kanopi”, “bengkel”, “dokter” membuat iklan tampil di pencarian yang tidak relevan. Misalnya:

  • Keyword “kanopi” bisa muncul ke orang yang mencari gambar kanopi.

  • Keyword “bengkel” bisa tampil ke orang yang mencari lowongan kerja.

  • Keyword “dokter” bisa muncul untuk pencarian dokter hewan, bukan dokter gigi.

Jika tetap ingin menggunakan broad, harus didukung:

  • Negative keyword aktif

  • Monitoring setiap hari

  • Keyword relevan dengan niat beli

2. Tidak Menggunakan Negative Keyword

Ini adalah kesalahan paling fatal. Tanpa negative keyword, Google akan menampilkan iklan di banyak pencarian yang tidak menghasilkan penjualan, seperti:

  • “gratis”

  • “download”

  • “contoh”

  • “lowongan”

  • “cara membuat”

  • “bekas”

  • “murah banget”

Negative keyword membantu menyaring klik tidak berkualitas.

3. Menyebar Budget pada Banyak Kampanye

Bisnis kecil sering membuat 5–10 kampanye sekaligus, dan hasilnya:

  • Budget terpecah

  • Tidak ada kampanye yang optimal

  • Data jadi minim sehingga sulit membaca performa

Strategi terbaik:
Mulai dengan 1–2 kampanye saja dan optimalkan dulu.

4. Tidak Mengaktifkan Conversion Tracking

Kesalahan paling umum dan paling merugikan. Tanpa conversion tracking:

  • Anda tidak tahu keyword mana menghasilkan pelanggan

  • Anda buta data

  • Anda hanya menilai keberhasilan berdasarkan klik

Padahal klik bukan pelanggan.

5. Menggunakan Landing Page yang Buruk

Google Ads bukan hanya soal iklan, tetapi juga halaman tujuan. Landing page yang buruk menyebabkan:

  • Pengunjung tidak percaya

  • Tidak ada CTA jelas

  • Loading lambat

  • Tidak mobile friendly

Akhirnya budget habis tanpa lead.

6. Tidak Mengatur Lokasi Secara Tepat

Kesalahan targeting lokasi paling sering terjadi:

  • Menargetkan seluruh Indonesia padahal hanya melayani satu kota

  • Radius terlalu besar

  • Tidak mengecualikan area yang tidak relevan

Contoh: bisnis di Depok tetapi iklan muncul di Cikarang, Bogor, Bekasi, bahkan luar pulau.

7. Mengandalkan Smart Mode (Iklan Express)

Mode smart tidak memberikan kontrol penuh. Google akan menentukan keyword dan targeting secara otomatis, sehingga:

  • Anggaran cepat habis

  • Keyword tidak relevan

  • Tidak ada insight detail

Gunakan Expert Mode untuk hasil lebih optimal.

8. Tidak Menggunakan Extension Iklan

Tanpa extension, CTR lebih rendah karena informasi penting tidak ditampilkan seperti:

  • Nomor telepon

  • Lokasi bisnis

  • Link ke halaman layanan

  • Promo

Extension meningkatkan konversi dan kualitas iklan.

Dampak Buruk dari Setup yang Salah

  • Biaya membengkak

  • Lead tidak masuk

  • Keyword tidak terkontrol

  • Ranking iklan turun

  • Kualitas klik rendah

  • ROI buruk

Jika dibiarkan, bisnis bisa salah menilai bahwa Google Ads “tidak efektif”, padahal yang salah adalah setup awal.

Tips Setup Google Ads Agar Hemat Budget

  • Gunakan keyword phrase atau exact untuk awal

  • Aktifkan conversion tracking sejak hari pertama

  • Tambahkan negative keyword setiap hari

  • Gunakan lokasi spesifik

  • Optimalkan landing page

  • Pantau search terms report secara rutin

  • Mulai dengan satu kampanye fokus

Cakupan Layanan di Seluruh Indonesia

Kami melayani setup & optimasi Google Ads di seluruh Indonesia, meliputi:

  • Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi

  • Bandung, Cirebon, Semarang, Solo

  • Surabaya, Malang, Sidoarjo

  • Denpasar, Lombok

  • Medan, Pekanbaru, Palembang

  • Makassar, Balikpapan, Samarinda

  • Dan semua kota lainnya

Kesimpulan

Kesalahan kecil dalam setup Google Ads dapat membuat budget Anda habis tanpa hasil yang jelas. Dengan memilih keyword tepat, menambahkan negative keyword, mengoptimalkan lokasi, serta mengaktifkan conversion tracking, Anda bisa mengubah Google Ads menjadi mesin pelanggan yang efisien.

FAQ

1. Apakah kampanye baru pasti boros di awal?
Tidak selalu. Setup tepat bisa memberikan hasil sejak hari pertama.

2. Berapa lama optimasi Google Ads yang ideal?
Biasanya 7–14 hari sudah mulai stabil.

3. Apakah keyword broad selalu buruk?
Tidak, tetapi harus diiringi monitoring dan negative keyword.

4. Apakah bisnis kecil perlu conversion tracking?
Sangat wajib. Tanpa itu, Anda tidak bisa menilai hasil sama sekali.

5. Apakah perlu landing page khusus?
Ya, landing page yang fokus jauh lebih efektif daripada homepage.

Hubungi Kami

Ingin Google Ads Anda lebih hemat, tepat sasaran, dan penuh pelanggan?

Hubungi kami sekarang untuk setup dan optimasi profesional.

Hubungi : 0898-2440-404

Website  : creativeline.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

You May Also Like

No posts found.