5 Kesalahan Umum Dalam Pembuatan Website

Membangun website bisnis memang langkah penting untuk menumbuhkan kepercayaan pelanggan dan memperluas jangkauan pasar. Namun sayangnya, banyak pemilik usaha yang tergesa-gesa membuat website tanpa memahami strategi dan prinsip dasarnya. Akibatnya, bukannya meningkatkan keuntungan, justru website menjadi tidak efektif dan merugikan bisnis itu sendiri. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam 5 kesalahan umum dalam pembuatan website, bagaimana cara menghindarinya, serta bagaimana membuat website bisnis yang profesional dan menguntungkan — lengkap dengan cakupan area layanan di seluruh Indonesia.

Mengapa Website Penting Tapi Sering Salah Dikelola

Di era digital saat ini, website bukan lagi sekadar “brosur online”, melainkan pusat informasi dan alat marketing utama bagi bisnis. Namun, kesalahan kecil seperti tampilan tidak profesional, loading lama, atau informasi tidak lengkap dapat membuat calon pelanggan pergi tanpa melakukan transaksi. Banyak pelaku bisnis tidak sadar bahwa kesalahan dalam website bisa berdampak langsung pada reputasi, kepercayaan, dan penjualan.

Kesalahan #1: Tidak Memahami Tujuan Website

Banyak pemilik bisnis membuat website hanya karena “ikut tren” atau “biar punya saja”, tanpa memahami tujuan utama pembuatannya. Akibatnya, desain dan fitur yang dibuat tidak relevan dengan kebutuhan pelanggan.
Website bisnis seharusnya memiliki tujuan yang jelas, misalnya:

  • Menampilkan profil perusahaan dan kontak.

  • Menjual produk secara online.

  • Menjadi sumber informasi dan edukasi pelanggan.

  • Menjadi kanal komunikasi langsung melalui form atau chat.

Tanpa arah yang jelas, website akan tampak acak dan tidak memberikan nilai tambah bagi pengunjung. Sebelum membangun website, pastikan Anda tahu apa yang ingin dicapai — apakah untuk branding, penjualan, atau layanan pelanggan.

Kesalahan #2: Desain yang Tidak Responsif dan Tidak Profesional

Salah satu kesalahan fatal yang sering terjadi adalah desain website yang tidak mobile-friendly. Padahal, menurut laporan DataReportal 2025, lebih dari 85% pengguna internet di Indonesia mengakses website melalui ponsel. Jika tampilan website berantakan di layar smartphone, maka pelanggan akan langsung menutup halaman Anda.
Ciri-ciri desain website yang buruk:

  • Tulisan kecil dan sulit dibaca di ponsel.

  • Menu navigasi membingungkan.

  • Gambar tidak proporsional atau pecah.

  • Terlalu banyak animasi yang membuat loading lambat.

Gunakan desain modern, bersih, dan responsif agar website bisa diakses dengan baik di semua perangkat — laptop, tablet, dan ponsel. Website yang profesional akan meningkatkan citra bisnis dan menumbuhkan kepercayaan pelanggan.

Kesalahan #3: Konten Tidak Relevan dan Tidak Dioptimalkan SEO

Konten adalah jiwa dari sebuah website. Namun banyak situs bisnis mengabaikan hal ini — menulis deskripsi produk seadanya, menyalin teks dari situs lain, atau bahkan tidak memperbarui informasi sama sekali.
Website tanpa konten berkualitas akan sulit ditemukan di mesin pencari seperti Google. Tanpa optimasi SEO, website Anda tidak akan muncul di hasil pencarian calon pelanggan.

Langkah yang bisa dilakukan untuk menghindari kesalahan ini:

  • Gunakan kata kunci (keyword) yang relevan dengan bisnis Anda.

  • Buat artikel blog informatif tentang produk, tips, atau layanan Anda.

  • Tambahkan meta title dan meta description pada setiap halaman.

  • Pastikan konten mudah dibaca, padat informasi, dan bebas dari duplikasi.

Dengan strategi SEO yang tepat, website bisnis bisa mendatangkan traffic organik tanpa harus membayar iklan mahal setiap bulan.

Kesalahan #4: Tidak Memasang Call to Action (CTA) yang Jelas

Call to Action (CTA) adalah tombol atau pesan yang mengarahkan pengunjung untuk melakukan tindakan tertentu, seperti “Hubungi Kami”, “Pesan Sekarang”, atau “Dapatkan Penawaran”.
Banyak website yang tampil menarik namun tidak memiliki CTA yang jelas, sehingga pengunjung tidak tahu harus melakukan apa selanjutnya.
Tanpa CTA yang efektif, peluang konversi menjadi sangat rendah.

Contoh CTA yang baik:

  • “Dapatkan Konsultasi Gratis Sekarang.”

  • “Pesan Produk Ini Lewat WhatsApp.”

  • “Download Brosur Harga Terbaru.”

CTA harus terlihat menonjol, mudah ditemukan, dan ditempatkan di bagian strategis seperti atas halaman, tengah konten, dan akhir artikel.

Kesalahan #5: Mengabaikan Kecepatan dan Keamanan Website

Tidak ada yang lebih membuat pengunjung frustrasi selain website yang lambat atau sering error. Google sendiri menilai kecepatan sebagai salah satu faktor peringkat SEO.
Website dengan loading lebih dari 3 detik berisiko kehilangan 40% pengunjung potensial.
Selain itu, keamanan juga hal penting yang sering diabaikan. Tanpa sertifikat SSL (https://), website bisa dianggap tidak aman dan membuat pengunjung ragu untuk mengisi data.

Tips agar website cepat dan aman:

  • Gunakan hosting berkualitas tinggi dengan uptime 99%.

  • Kompres gambar agar ukuran file lebih ringan.

  • Gunakan caching dan CDN (Content Delivery Network).

  • Pasang sertifikat SSL dan perbarui sistem keamanan secara rutin.

Dampak Negatif dari Kesalahan Website

Kesalahan dalam membangun website tidak hanya merugikan dari sisi teknis, tetapi juga bisa menghancurkan citra bisnis. Beberapa dampak yang sering terjadi antara lain:

  • Hilangnya kepercayaan pelanggan.

  • Penurunan peringkat di mesin pencari.

  • Turunnya penjualan dan konversi.

  • Pemborosan biaya perawatan dan perbaikan website.
    Dengan memperbaiki kesalahan sejak awal, Anda bisa menghemat waktu, uang, dan mendapatkan hasil yang maksimal dari investasi digital Anda.

Cara Membuat Website Bisnis yang Efektif dan Menguntungkan

  1. Tentukan tujuan utama website.

  2. Gunakan desain profesional dan responsif.

  3. Buat konten yang relevan, informatif, dan SEO-friendly.

  4. Pasang CTA yang kuat dan mudah ditemukan.

  5. Pastikan kecepatan dan keamanan website selalu optimal.

Jika Anda tidak memiliki keahlian teknis, Anda bisa menggunakan jasa profesional pembuat website yang menyediakan layanan lengkap mulai dari desain, domain, hosting, hingga optimasi SEO.

Cakupan Layanan Website Bisnis di Seluruh Indonesia

Kini, banyak vendor pembuatan website profesional yang melayani klien dari berbagai daerah, termasuk:

  • Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek)

  • Bandung, Cimahi, Cirebon, dan sekitarnya

  • Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Jawa Tengah

  • Surabaya, Malang, Sidoarjo, dan seluruh Jawa Timur

  • Denpasar, Bali, dan Lombok

  • Medan, Pekanbaru, Palembang, dan seluruh Sumatra

  • Makassar, Manado, Kendari, dan wilayah Sulawesi

  • Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, dan Kalimantan

  • Jayapura, Sorong, dan Papua Barat
    Layanan bisa dilakukan secara online maupun offline, sehingga Anda bisa memesan dan berkonsultasi tanpa harus datang langsung ke kantor penyedia jasa.

Menghindari Kesalahan Website = Meningkatkan Profit Bisnis

Website yang dibuat dengan strategi yang tepat akan menjadi mesin pemasaran otomatis bagi bisnis Anda. Pelanggan akan mudah menemukan informasi, menghubungi Anda, hingga melakukan pembelian langsung.
Dengan memperhatikan faktor desain, konten, kecepatan, dan SEO, website bukan hanya terlihat indah, tetapi juga menghasilkan keuntungan nyata.

Kesimpulan

Kesalahan dalam pembuatan website sering kali terlihat sepele, namun dampaknya bisa besar terhadap reputasi dan keuangan bisnis. Lima kesalahan yang paling umum — tidak memahami tujuan, desain buruk, konten lemah, tidak ada CTA, dan website lambat — harus dihindari sejak awal.
Ingat, website bukan sekadar tampilan digital, tetapi fondasi utama dari strategi pemasaran modern. Jika dikelola dengan baik, website dapat membantu bisnis Anda tumbuh, dikenal luas, dan dipercaya oleh pelanggan di seluruh Indonesia.

FAQ Seputar Kesalahan Pembuatan Website

1. Apakah website bisnis harus mobile-friendly?
Ya. Lebih dari 80% pengguna di Indonesia mengakses website melalui ponsel. Website yang tidak responsif akan ditinggalkan pengunjung.

2. Apa pengaruh kecepatan website terhadap penjualan?
Semakin lambat website, semakin banyak pengunjung yang keluar sebelum membeli. Kecepatan adalah kunci konversi.

3. Bagaimana cara memastikan website aman dari serangan hacker?
Gunakan SSL, lakukan update rutin, dan pilih hosting dengan keamanan tinggi.

4. Apakah website tanpa SEO bisa sukses?
Sulit. Tanpa SEO, website tidak akan muncul di hasil pencarian Google, sehingga sulit menjangkau pelanggan baru.

5. Seberapa penting Call to Action (CTA) di website?
CTA sangat penting untuk mengarahkan pengunjung melakukan tindakan seperti membeli, mengisi formulir, atau menghubungi Anda.

6. Apakah saya perlu jasa profesional untuk membuat website bisnis?
Disarankan, terutama jika Anda ingin hasil cepat, tampilan profesional, dan website yang dioptimasi SEO sejak awal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories